Organisasi peduli lingkungan di SMA N Banyumas,dengan konsep 3 R akan membuat sebuah tempat belajar menjadi tempat yang nyaman dan dapat melahirkan Para Generasi Muda berkarakter Mulia
Tampilkan postingan dengan label Kompos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompos. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 April 2014
Pembuatan Kompos Skala Rumah Tangga
Kompos adalah salah satu jenis pupuk organik, terbuat dari sampah organik yang sebelumnya telah mengalami proses pelapukan.
Bila dibandingkan dengan pupuk anorganik (pupuk kimia), kandungan zat hara kompos lebih lengkap. Beberapa keunggulan kompos dibandingkan dengan pupuk kimia adalah sebagai berikut:
Kompos:
1. Mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap, meski jumlahnya sedikit.
2. Mampu memperbaiki struktur tanah, sehingga tanah kembali gembur.
3. Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah yang menguntungkan.
4. Meningkatkan daya simpan air.
5. Membuat tanaman cenderung lebih tahan terhadap hama penyakit.
6. Membuat pertumbuhan dan produktivitas tanaman tetap terjaga.
Memanfaatkan Biopori Sebagai Media Pembuatan Kompos
Di bawah ini kami
sampaikan beberapa leaflet dan poster mengenai pemanfaatan lubang
Biopori yang juga bisa dijadikan media untuk pembuatan kompos.
Rabu, 02 April 2014
Apa itu EM4 ? Apakah Kita Bisa membuatnya ??
PEMBUATAN BIAKKAN BAKTERI EM-4
Tujuan
percobaan
Landasan
Teori
EM-4 singkatan dari Effective
Microorganisme, yaitu biakan bakteri yang biasanya digunakan sebagai
activator
kompos. Bakteri ini sangat berguna untuk mengembalikan sifat kimia
tanah.
EM-4
pertama kali ditemukan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus.
Jepang.
Dalam EM 4 ini terdapat sekitar 80 genus microorganisme fermentor.
Microorganisme ini dipilih yang dapat bekerja secara efektif dalam
memfermentasikan bahan organik. Secara global terdapat 5 golongan yang
pokok
yaitu:
1. Bakteri fotosintetik
2. Lactobacillus sp
3. Streptomycetes sp
4. Ragi (yeast)
5. Actinomycetes
Mengenal Jenis Pupuk Kompos
Pupuk kompos adalah salah satu pupuk organik yang dibuat dengan cara
menguraikan sisa-sisa tanaman dan hewan dengan bantuan mikto organisme
yang hidup alami. Dalam membuat pupuk kompos diperlukan bahan pembuat
seperti material organik dan organisme yang bertindak sebagai pengurai.
Adapun organisme pengurainya bisa berupa mikroorganisme ataupun
makroorganisme.
| Wikipedia.org |
Salah satu contoh pengomposan secara alami adalah adanya humus. Namun
prosesnya berjalan sangat lambat, bahkan bisa sampai berbulan-bulan
lamanya atau bahkan hingga tahunan. Kemudian umat manusia memodifikasi
proses penguraian material organik tersebut. Sehingga pengomposan yang
dilakukan dapat terjadi dalam waktu yang relatif lebih singkat.
Pupuk kompos sangat mudah dibuat dan teknologinya yang digunakannya juga
sangat sederhana. Siapapun bisa mengerjakannya, baik untuk skala
pertanian maupun sekadar keperluan pekarangan. Bahkan pupuk kompos bisa
dibuat di dapur untuk skala rumah tangga.
Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Cair (POC)

Cara Membuat Pupuk Organik Cair
1. Pilih sampah organik seperti sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah, sisa ikan, dan daging (kalau bahan ini semua peternak pasti tahu dan sering dipergunakan juga untuk pakan).
Langganan:
Postingan (Atom)







