Rabu, 02 April 2014

Apa itu EM4 ? Apakah Kita Bisa membuatnya ??



PEMBUATAN BIAKKAN BAKTERI EM-4

Tujuan percobaan
Membuat bakteri biakkan (EM-4) sendiri untuk sediaan bahan baku dalam pembuatan pupuk kompos

Landasan Teori
EM-4 singkatan dari Effective Microorganisme, yaitu biakan bakteri yang biasanya digunakan sebagai activator kompos. Bakteri ini sangat berguna untuk mengembalikan sifat kimia tanah.
EM-4 pertama kali ditemukan oleh Prof. Teruo Higa dari Universitas Ryukyus. Jepang. Dalam EM 4 ini terdapat sekitar 80 genus microorganisme fermentor. Microorganisme ini dipilih yang dapat bekerja secara efektif dalam memfermentasikan bahan organik. Secara global terdapat 5 golongan yang pokok yaitu:
1. Bakteri fotosintetik
2. Lactobacillus sp
3. Streptomycetes sp
4. Ragi (yeast)
5. Actinomycetes

 
Biakan bakteri selain EM-4 ada banyak, tetapi karena EM-4 adalah yang pertama kali masuk pasar maka semuanya disebut dengan EM, meski mereknya berbeda. Misalnya Probio-7, TON, Migro, Stardec, OrgaDec dan lain- lain.
Pada prinsipnya bakteri itu berkeliaran di udara dan juga disekitar kita, di tanah, di dalam air dan lain-lain. Kitapun bisa menangkapnya dengan mudah. Hanya karena kita menangkapnya sekedar menangkapnya saja, bakteri yang kita tangkap menjadi bermacam-macam. Nah para bakteriolog, mempelajarinya satu-persatu kemudian meneliti bakteri tersebut, kemudian memisahkan dan membiakkannya secara khusus bakteri-bakteri tersebut, sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang bermanfaat.

Alat Dan Bahan
Alat-alat
·         Botol plastik, secukupnya
·         Blender, 1 buah
·         Timbangan, 1 buah
·         Saringan plastik, 1 buah
·         Baskom (wadah), 1 buah
·         Pisau, secukupnya
·         Sendok, 1 buah
·         Corong plastik, 1 buah

Bahan-bahan
·         Nanas atau kulitnya, 0,5 kg
·         Papaya atau kulitnya, 0,5 kg
·         Pisang atau kulitnya, 0,5 kg
·         Hati pohon pisang (batang pisang bagian dalam), 1,5 kg
·         Kangkung segar, 0,25 kg
·         Kacang panjang segar, 0,25 kg
·         Gula pasir, 1 kg
·         Air kelapa, 1 liter

Langkah Kerja
Pembiakkan Bakteri
1.      Kacang panjang dipotong-potong, lalu diblender
2.      Kangkung dipotong-potong, lalu diblender
3.      Hati pohon pisang dipotong dadu, lalu diblender
4.      Nanas, papaya, dan pisang dirajang, lalu diblender
5.      Hasil blender ditambung dalam satu wadah
6.      Tambahkan gula pasir dan air kelapa, aduk hingga rata
7.      Larutan disimpan dalam botol plastik dan ditutup rapat, dibiarkan selama 7 hari
8.      Selama disimpan menunggu 7 hari, dalam proses fermentasi ini akan timbul gas, sehingga botol akan menggelembung. Hati-hati bisa pecah botolnya atau minimal botolnya akan jatuh karena permukaan bawahnya tidak rata lagi. Kalau sudah maksimal sebelum 7 hari, bukalah tutup botolnya pelan-pelan, asal gasnya bisa keluar. Kalau terlalu besar membuka tutup botolnya, dengan tekanan yang tinggi gas akan menyembur keluar dari botol beserta isinya.

Pemanenan Biakkan Bakteri
1.      Saring larutan biakan bakteri dengan menggunakan corong plastik dan saringan plastik
2.      Tampung filtrat dalam botol plastik (dapat tahan lama selama 6 bulan menurut referensi Departemen Pertanian)
3.      Simpan di tempat yang kering
4.      Ampas sisa perasan bias digunakan sebagai pupuk langsung atau masukkan kedalam wadah baru, beri air gula, bias jadi biakan bakteri baru.

Aplikasi
Cara mengaktifkannya adalah,
1.      Buat larutan air gula dengan komposisi air 1.5 liter dengan gula 3-4 sendok makan
2.      Kocok sampai gulanya larut dalam air
3.      Lalu tambahkan 2-3 tutup botol biakan bakteri kita, kocok supaya rata, dan diamkan semalaman supaya bakteri berkembang biak lagi
4.      Produk dapat segera digunakan untuk menyemprot media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar